Contoh kode
- Bahasa Pascal tidak bersifat case sensitive.
- Secara historis, komentar dalam bahasa pascal diidentifikasikan sebagai
{ seperti ini }, atau(* seperti ini *), dan bisa terdiri atas beberapa baris. Versi lanjutan Borland Pascal juga mendukung model komentar seperti yang terdapat pada C++.// seperti ini, yang berlaku pada satu baris. - Sintaksis
caseyang lebih fleksibel daripada Pascal standar. - Himpunan hanya bisa memiliki hingga 28 (256) anggota.
- Standar, string dengan panjang yang tetap didukung, namun terdapat pula tipe data
Stringyang lebih fleksibel.
Berikut ini adalah contoh klasik program Halo dunia dengan Turbo Pascal :
CONTOH MENGGUNAKAN TURBO PASCAL.
Menghitung Luas dan keliling lingkaran
Program Luas_dan_Keliling_Lingkaran;
uses wincrt;
const pi = 3.14;
var
r,K,L : real;
begin
clrscr;
writeln(‘=============================’);
writeln(‘Menghitung Luas dan Keliling’);
writeln(‘—————————-’);
write(‘Jari – jari = ‘); readln(r);
K := pi*2*r;
L := pi*r*r;
writeln(‘Keliling Lingkaran = ‘,K:5:2);
writeln(‘Luas Lingkaran = ‘,L:5:2);
writeln(‘=============================’);
readln;
end.
Menghitung nilai Sin dengan sudut radian
program sin(x);
uses crt;
const pi = 3.14;
var
x,rad,p1,tot : real;
n,i,faktor,p2,j : integer;
tanda : byte;
begin
clrscr;
writeln(‘ Menentukan nilai sin(x)’);
write(‘Nilai x = ‘); readln(x);
write(‘Masukkan pangkat = ‘); readln(n);
rad := pi*x/180;
i := 1;
tanda := 1;
while i <= n do
begin
p1 := exp(i*ln(rad));
faktor := 1;
for j := 1 to i do
faktor := faktor *j;
p2 := faktor;
tot := tot + (tanda*p1/p2);
tanda := (-1)*tanda;
i := i+2;
end;
writeln(‘Sin(‘,x:5:2,’) = ‘,tot:5:2);
readln;
end.
Menghitung Luas dan keliling lingkaran
Program Luas_dan_Keliling_Lingkaran;
uses wincrt;
const pi = 3.14;
var
r,K,L : real;
begin
clrscr;
writeln(‘=============================’);
writeln(‘Menghitung Luas dan Keliling’);
writeln(‘—————————-’);
write(‘Jari – jari = ‘); readln(r);
K := pi*2*r;
L := pi*r*r;
writeln(‘Keliling Lingkaran = ‘,K:5:2);
writeln(‘Luas Lingkaran = ‘,L:5:2);
writeln(‘=============================’);
readln;
end.
Menghitung nilai Sin dengan sudut radian
program sin(x);
uses crt;
const pi = 3.14;
var
x,rad,p1,tot : real;
n,i,faktor,p2,j : integer;
tanda : byte;
begin
clrscr;
writeln(‘ Menentukan nilai sin(x)’);
write(‘Nilai x = ‘); readln(x);
write(‘Masukkan pangkat = ‘); readln(n);
rad := pi*x/180;
i := 1;
tanda := 1;
while i <= n do
begin
p1 := exp(i*ln(rad));
faktor := 1;
for j := 1 to i do
faktor := faktor *j;
p2 := faktor;
tot := tot + (tanda*p1/p2);
tanda := (-1)*tanda;
i := i+2;
end;
writeln(‘Sin(‘,x:5:2,’) = ‘,tot:5:2);
readln;
end.
Tipe Data dalam PASCAL
Dalam bahasa PASCAL dikenal dua jenis tipe data utama yaitu ordinal type dan real type. Ordinal type adalah tipe data yang digunakan untuk mereprentasikan bilangan dengan urutan pasti dan Real type adalah tipe data untuk mereprentasikan bilangan pecahan. Berikut adalah penjelasan dari kedua jenis tipe data tersebut :
1.Ordinal Type
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa tipe data Ordinal adalah type data yang digunakan untuk mereprentasikan bilangan yang mempunyai urutan pasti. Type data ini masih dibagi lagi dalam beberapa jenis yaitu :
a.Integer
Type data integer adalah type data yang digunakan untuk pengolahan data bilangan bulat. Type data ini masih dibagi lagi sesuai dengan jangkauan bilangannya. Berikut table pembagian tipe integer
b.Char
Type variabel yang berguna untuk pengolahan character ASCII, type character ini penulisannya ditandai dengan dua buah petik tunggal seperti : 'A', '3','*',#7 untuk menyatakan ' harus ditulis ''''
c.Boolean
Type varibale yang berguna untuk pengolahan hal yang hanya mempunyai dua ketentuan yaitu benar(TRUE) dan salah(FALSE) saja








